Maukah Menemaniku Bermain Hujan?


Kepada seseorang yang (tidak) pernah ada

Abstract Paintings Wallpapers 01

Hari ini aku menulis surat ini dengan senyum, tidak lagi menangis seperti biasanya. aku tersenyum sebab aku tahu bahwa kamu baik-baik saja, aku tersenyum karena kamu ada meski tak pernah menjadi sesuatu yang nyata untukku.

Tidak pernah kulihat tatap matamu, tidak pula kudengar suaramu, namun kurasakan hadirmu disetiap detak jantungku. Tidak pernah kusentuh tanganmu tidak pernah kupeluk tubuhmu, namun kurasakan selalu dekap hangatmu dalam kata-kata.

Kau yang (tidak) pernah ada, aku tahu kau sedang bersembunyi entah sebagai apa, yang ku ingini hanya kau datang dan  mengatakan aku benar-benar ada, meski dengan segala yang jauh berbeda dengan yang kukenali sebelumnya.

Maukah kau memulai semua dari awal kembali, memperkenalkan diri sebagai “kau” dan kita mulai bermain hujan bersama?

Jakarta, 01 Feb 2016

#30HariMenulisSuratCinta

Iklan