Pikiranmu, Pikiran Kita


Dan aku hanya ingin terus berada dalam pikiranmu, sepanjang usia waktu 
Pikiran aku hanya batang-batang tua yang akan tumbang sebelum ditebang.
Dan aku hanyalah daun-daun yang menyisa pada ranting rapuhmu 
Aku berharap kau jadi biji. Pada tuntas aku, tunas kau. Bila tunai aku, semai kau.

.

.
.
.
.
Jakarta, 24 Des 2015
@susyillona dan @BrumeTacenda
Sebagian dari tweet absurd malam-malam
Iklan

Perihal Hidup


 

Dalam hidupku, ada satu pekerjaan yang tak mampu kuselesaikan dengan baik; melupakanmu

Sementara yang yakin telah kulakukan dengan sungguh; mencintaimu.

Dan yang tak pernah selesai; Mendoakanmu.

Juga, pada akhirnya yang akan aku tangisi; menyelamatimu.

 

–21 Jan 2016-

@susyillona & @BrumeTacenda

Hujan Belum Reda


 

tumblr_lmnm59x6ik1qg4ncwo1_500_large

Kepada Lelaki Yang Menunggu Hujan Reda,

 

Untuk permintaanmu yang sangat sederhana:

“Bolehkah sekali saja kau datang kepadaku, memeluk tubuhku  saat hujan tidak lagi turun; dari matamu ? “

Maaf aku masih saja menjadi gadis kecilmu yang nakal, yang suka bermain hujan. Aku janji suatu hari akan datang saat hujan telah reda dan membawa selengkung pelangi di bibirku saat memelukmu.

 

Jakarta, 03  Februari 2016

#30HariMenulisSuratCinta hari ke-4