Masih Merindumu


Rindu itu, disisiku tiada kamu
Namun segala rupa menjelma menyerupaimu.
——————————–

Tiada seorangpun yang tabah menghadapi kehilangan, pun aku. Meski aku telah menyiapkan hati jauh-jauh hari, namun nyatanya ketika kehilangan itu datang aku tetap tak mampu menahan jatuh air mata.

Aku pun telah tahu bahwa tak ada satupun di dunia ini yang kekal, satu persatu kelak akan digugurkan waktu menuju keheningan panjang, menyisakan kesepian-kesepian yang mengulurkan sayap-sayap kesedihan.

Dan setiap kehilangan kelak akan menghidupkan rindu dengan lebat di dadaku.

Kau yang seolah tetap ada disisiku namun sebenarnya tiada, kau yang mengajakku berbincang di keheningan tak lebih hanya masa lalu yang kau panggil ulang. Itulah rindu. Rindu yang membuatku melihatmu dimanapun kau ada, meski sebenarnya tiada siapapun selain diriku sendiri.

Kau, yang selalu aku rindukan apakah pernah merindukanku sekali saja?

__________
Dariku yang masih selalu merindukanmu

#30HariMenulisSuratCinta Hari ke-14

Iklan