Menunggu


Kepada kamu yang berdegub di dadaku.

Ketika aku tak lagi bisa mengalihkan pandangku darimu,
Saat aku tak mampu menghilangkan debarku saat mengingatmu,
Dan sepi terasa begitu menyayat tanpa hadirmu,
Aku hanya bisa menunggu

Ketika kau hanya diam kala aku memandang manis senyummu
Saat kau tak pernah mengingat seperti ku mengingatmu lekat
Dan tanpaku tak terasa menyesakkan dadamu,
Aku hanya bisa menunggu

Menunggu, suatu hari kau tahu bahwa ada aku yang menginginkanmu sebagai rumah kebahagiaanku.

Dariku,
Yang memperjuangkanmu untuk jauh, namun tak pernah melangkah menjauh.

#30HariMenulisSuratCinta
Hari ke-19

Iklan