Kita di Dalam Kata


Kepada F,

Aku menyukai puisi-puisi dan percakapan kita yang tak sengaja, kata-kata yang seringkali membuatku ingin tersenyum. Tak apa jika kau menganggapnya bercanda, aku sudah cukup bahagia.

——————————–

Demi udara yang kuhirup pertama, demi kangen yang bukan lagi rahasia: padamu, aku cinta. ~

segala yang tak mampu aku lisankan, yang tak pernah cukup jika aku tuliskan, semoga kau bisa merasakan; aku, selalu rindu.

Ditengah lukaku, datang kamu yang rindu. Sekedar kau tahu: sajakmu, gaung abadi hatiku. Doa baik buatmu

untuk seluruh kebahagiaanku yang kau doakan, semoga mampu menjadi bagian dari kebahagiaanmu ~

——————————–

Aku bukan seseorang yang pandai merangkai kata, namun aku menyukai seluruh puisi-puisi, terlebih yang kau tuliskan untukku.

“sejauh ini, aku tak percaya mimpi
yang ku percaya hanyalah
doa
cinta
dan kita”

Kau selalu bisa membuatku berhenti berkata-kata, tak lagi tahu akan membalas apa. Aku suka membaca kembali puisi-puisimu membayang sungguh itu aku yang kau tuju, membayangkan sungguh hanya aku yang selalu ada dalam doamu.

Perlahan aku menyadari bahwa bahagiaku cukup sederhana–kau ada dan masih menjadikanku bagian dari yang kau ucap di dalam doa.

Sungguh aku tak dapat banyak berkata dalam surat ini, namun yang perlu kau tahu, tanpa kata sekalipun kau telah menjadi puisi dalam ingatanku, yang selalu aku baca tiapkali rindu.

——————————–

Secangkir Kopi

Sebab tanganku tak selalu mampu menyuguhkan secangkir kopi 
yang menghangatkan pagimu,
menahan kantuk siangmu
mendamaikan senjamu
namun semoga aku masih selalu bisa menuliskan kata
yang menyusupkan kehangatan dalam dada

dan biarkan aku menjelma cangkir kopimu
saat semua telah habis kau sesap
aku tetap kembali lagi
menyuguhkan kehangatan berkali-kali

——————————–

Jakarta, 23 Feb 2016

#30HariMenulisSuratCinta hari ke-24

Dariku: yang selalu iri pada dia, yang melahirkan puisi di kepalamu; yang menjadi anak-anak sajakmu.

Note:
Jika nanti kau memilih pergi, katakan jauh-jauh hari. Agar mampu kusiapkah hati melepas kebahagiaanku selama ini.

Iklan

4 respons untuk ‘Kita di Dalam Kata

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s