Untuk Ibu


Dear Ibu,

Tiada pernah kutemukan cinta sebesar cintamu, tiada pernah kurasakan peluk setulus pelukmu. Karena hanya kau yang mencintaiku tanpa mengenal kata tetapi.

Terima kasih untukmu yang tak pernah lelah maupun lupa menelponku jika jam 21.00 aku belum pulang, yang selalu mengingatkanku untuk tak lupa makan, dan bahkan kau masih sering memelukku saat tidur.

Ibu, terima kasih telah menjadi seorang yang terhebat dalam hidupku. Seorang yang  mendukungku sepenuh cinta melewati masa-masa tersulit 2 tahun ini. Tanpamu mungkin aku tak akan setabah ini.

Maaf jika aku masih membuatmu meneteskan air mata, jika aku masih selalu membuatmu bersedih, namun percayalah Bu, aku sudah kuat sekarang. Aku, gadis kecilmu sudah bangkit dan berdiri tegar.

Terima kasih telah menjagaku sepenuh cinta.

-Mendoakan kebaikanmu, ibu, adalah salah satu caraku mencintaimu. Semoga doa-doaku akan lebih panjang dari usiamu-

Jakarta, 26 Feb 2016
#30HariMenulisSuratCinta
Hari ke-27

Dariku: yang tumbuh karena kasihmu.

Iklan