Sore yang Lain


Kelak akan ada hari di mana kau mengingat-ingat kembali sebuah lagu yang tak selesai, bukan karena menyukainya; melainkan karena pernah ada kita.

Kelak akan ada hari di mana kau menyisakan separuh kopi yang kau seduh, bukan karena perutmu penuh; melainkan karena kita telah begitu jauh.

Kelak akan ada hari di mana kau berkata “aku kembali” tetapi aku sudah tak ada lagi–dan kita hanyalah cerita pada separuh senja di Jakarta.

 

09 Des 16

Merindukan seseorang dalam tulisan ini,
seseorang yang bersamanya aku pernah menghabiskan senja dengan secangkir kopi dan penyanyi jalanan di sudut Jakarta.

Iklan

LAGU SEDIH


Lagu Sedih

Terjemahan Bebas dari : Sad Song – We The Kings

 

Kau dan aku,
kita seperti kembang api dan simfoni yang pecah di langit.
Denganmu, aku hidup
seperti semua bagian yang hilang dari hatiku,  akhirnya bertemu

Hentikan waktu di sini, di bawah sinar bulan,
sebab aku tidak pernah ingin menutup mata.

Tanpamu, aku merasa patah.
aku seperti hanya setengah dari keseluruhan.
tanpamu, saya tidak punya tangan untuk menggenggam.
tanpamu aku koyak.
seperti berlayar di tengah badai.
tanpamu, aku hanya sebuah lagu sedih.
Aku hanya sebuah lagu sedih.

Padamu aku jatuh
seperti meninggalkan semua masa laluku pada siluet di dinding.
Denganmu aku kacau yang indah.
seperti ketika kita berdiri bergandengan lalu semua ketakutan menepi.

Hentikan waktu di sini, di bawah sinar bulan,
sebab aku tidak pernah ingin menutup mata.

Tanpamu, aku merasa patah.
aku seperti hanya setengah dari keseluruhan.
tanpamu, saya tidak punya tangan untuk menggenggam.
tanpamu aku koyak.
seperti berlayar di tengah badai.
tanpamu, aku hanya sebuah lagu sedih.
Aku hanya sebuah lagu sedih.

Kau melodi yang sempurna,
satu-satunya harmoni
yang ingin kudengar
kaulah bagian favoritku atas diriku
Denganmu ada disisiku
aku tak lagi memiliki rasa takut.

Tanpamu, aku merasa patah.
aku seperti hanya setengah dari keseluruhan.
tanpamu, saya tidak punya tangan untuk menggenggam.
tanpamu aku koyak.
seperti berlayar di tengah badai.
tanpamu, aku hanya sebuah lagu sedih.
Aku hanya sebuah lagu sedih.

Aku Tidak Ingin


Aku tidak ingin meminta kau kembali,
Aku tidak ingin mengatakan bahwa aku masih mengharapkanmu,
Aku tidak ingin kau berbalik arah menujuku hanya karena kau melihat aku menangis.

Aku tidak ingin

Aku tidak ingin kau memelukku dan mengatakan aku akan baik-baik saja,
Aku tidak ingin kau ada,
Aku tidak ingin melihat kau melihatku bersedih.

Aku tidak ingin

Yang aku ingin tak banyak, hanya satu; aku hanya ingin kau tahu bahwa aku sedang berbohong saat mengatakan ini.

16 Feb 17

Kepada Kau yang Tinggal Dalam Harapanku


​Suatu hari aku pernah berpikir bahwa kesendirian itu tidak menakutkan. Tetapi semenjak mengenalmu, aku merasa bahwa bila bersamamu semua yang terjadi dalam hidupku akan menjadi lebih baik.

Sering kutemui diriku tersenyum sendiri ketika membaca pesan-pesan pendek yang kau kirimkan.

Meski sungguh hanya sebuah pesan sederhana–yang sebenarnya tidak untuk dibanggakan–tetapi sudah cukup membuatku merasa senang. Seperti misalnya hanya sebuah pertanyaan “Hai, sedang apa?”.

Juga seringkali ketika moodku memburuk dan hari terasa begitu menyebalkan, aku memilih untuk membuka lagi percakapan-percakapan kita yang telah lama dan tiba-tiba aku kembali tersenyum karenanya.

Aku jatuh pada tatapanmu yang seolah menyimpan banyak kesedihan tetapi selalu berusaha tersenyum.

Aku jatuh pada tutur katamu yang selalu mampu meredakan kegelisahan.
Aku jatuh pada suaramu yang terdengar begitu pas di telingaku.

Aku jatuh pada banyak hal tentangmu, namun selalu memilih diam.

Tapi, aku selalu berharap kelak di suatu malam saat kau memandang langit, kau tak akan lagi berharap ada bintang yang jatuh. Sebab kau tahu, telah ada aku yang jatuh untuk mencintaimu.