Kamu, Bukan Lagi Kamu yang Dulu


Bila nanti seseorang yang pernah pergi dari kehidupanmu datang kembali meminta kesempatan untuk bersamamu lagi, katakan padanya bahwa kamu tak lagi sama dengan yang ia kenal dahulu.

Setidaknya satu hal yang membedakan ialah kamu yang sekarang berani memintanya pergi.

Ia tak perlu tahu bagaimana dulu kamu berusaha menyembuhkan diri, juga seberapa sering air matamu jatuh ketika mengingatnya.

Ia tak perlu tahu bagaimana caramu berusaha lupa, juga saat kau berpura-pura baik-baik saja ketika berada di tempat-tempat yang pernah kalian kunjungi dulu.

Ia tak perlu tahu sebanyak apa waktu yang kamu habiskan hanya untuk stalking laman sosmednya ketika kamu rindu, hanya untuk mengetahui apakah kabarnya baik-baik saja.

Ia tak perlu tahu bagaimana malam-malam kau habiskan untuk menunggu sebuah notifikasi berisi pesan maaf yang nyatanya tak pernah ada hingga sekarang. Juga tak perlu tahu seberapa sulitnya kamu menahan diri untuk tak menghubunginya terlebih dahulu.

Ia tak perlu tahu seberapa patahnya hatimu dan bagaimana kamu bangkit menyusun kembali kehidupanmu.

Yang ia perlu tahu, kamu baik-baik saja saat tanpanya, kamu berhasil melewati semua dengan bahagia, kamu adalah yang terbaik yang ia lewatkan untuk mengejar hal yang tak pasti.

Maka ketika kini ia menyesal dan memintamu menerimanya kembali, percayalah kau pantas mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik dari dirinya.
Yang ia perlu tahu, penyesalan memang akan selalu hadir belakangan dan karenanya ia harus lebih berhati-hati ketika memutuskan pergi.

Cintamu, bukan perihal murah yang kapan saja bisa ia miliki kembali.

__
Jakarta, 14 Agustus 2018

Iklan