Untuk apa Kamu Bertahan?


Untuk apa Kamu Bertahan?

Ketika sudah sadar kamu bukan prioritasnya,
kamu bukan yang dia cari,
kamu bukan yang dia inginkan,
kenapa masih saja menutup mata, telinga
dan hati, seolah tak tahu apa-apa.

Pesan-pesanmu tak lekas dibalas,
tak ada lagi waktu luang yang dihabiskan bersama,
tak ada kabar bahagia atau sedih yang ia bagi denganmu,
tak ada pertanyaan-pertanyaan tentang hari-harimu,
tak ada percakapan yang membuat lupa waktu,
Satu-satunya pertukaran kabar,
sebatas basa-basi sebab kalian masih “bersama”

Mengapa kau masih merasa seolah tak ada yang salah?
Mengapa kau masih menyakini bahwa semua baik-baik saja?
Mengapa kau masih berharap bahwa kau masih menjadi satu-satunya?

Apa baiknya jika hanya sebatas pura-pura dicintai?

Kau sudah kehilangan hatinya,
mengapa masih bersikeras menggenggam tangannya,
masih sekuat tenaga memeluk tubuhnya?

Tidak sakitkah?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s